
Apakah Anda ingin menghilangkan lumpur dari rencana pengelolaan air limbah Anda? Jika Anda seorang operator pengolahan air limbah tradisional, kemungkinan besar Anda pernah mengalami masalah berkelanjutan akibat lumpur: akumulasi terus-menerus, biaya transportasi yang tinggi, dan tuntutan manajemen yang berkelanjutan.
Lumpur bukan sekadar produk sampingan—lumpur adalah tantangan yang memperparah inefisiensi operasional dan meningkatkan biaya.
Tetapi bagaimana jika Anda bisa mengucapkan selamat tinggal pada lumpur sepenuhnya?
Kami menggunakan teknologi mutakhir untuk mencapai pengurangan dari sumber dan pemanfaatan sumber daya, secara mendasar mengubah nasib lumpur.
Artikel ini akan memperkenalkan pendekatan inovatif YIMEI dalam pengelolaan lumpur, teknologi intinya, serta nilai besar yang dapat diwujudkannya.
Sementara pengolahan air limbah tradisional menangani pencemaran air, proses ini menghasilkan jumlah besar lumpur. Dengan demikian, masalah tersebut tidak terselesaikan, melainkan hanya dialihkan.
Pertimbangkan rantai biaya tinggi: pengeringan lumpur, transportasi, pembuangan ke tempat pembuangan akhir/insinerasi, serta biaya operasional dan tekanan lingkungan yang dihasilkannya.
Untuk lepas dari tantangan model tradisional, kita harus terlebih dahulu meminimalkan pembentukan lumpur di tahap awal dan selama proses pengolahan.
Teknologi Inti:
Teknologi Oksidasi Lanjut: Secara langsung mengoksidasi dan menguraikan polutan organik menjadi CO₂ dan H₂O, secara mendasar mengurangi pembentukan lumpur.
Teknologi Pengolahan Biologis Efisien: Teknologi penggabungan berulang aerobik-anaerobik mendorong respirasi endogen mikroba dan oksidasi diri.
Penambahan Strain/Enzim Efisien: Meningkatkan efisiensi degradasi organik, meningkatkan aktivitas lumpur, dan mengurangi volume lumpur sisa.
Bioreaktor Membran (MBR): Mempertahankan konsentrasi lumpur tinggi melalui penahanan efisien, mengurangi pembuangan lumpur.
3. Apa yang Terjadi dengan Lumpur Minimal yang Kita Hasilkan?
Meskipun dengan teknologi efisiensi tinggi di atas, sejumlah kecil lumpur tetap tak terhindarkan. Namun, lumpur tersebut dapat diubah menjadi sumber daya bernilai:
Kompos Lumpur: Menghasilkan tanah kaya nutrisi atau pupuk organik untuk aplikasi lahan.
Pengeringan & Pembakaran Lumpur + Pemulihan Energi: Mencapai reduksi menyeluruh dan swasembada energi.
Sebagai contoh, di fasilitas kelapa sawit kami di Côte d'Ivoire, klien memilih menghilangkan padatan tersuspensi dan minyak sisa dari air limbah mereka, memastikan air buangan memenuhi standar irigasi pertanian atau standar penggunaan kembali sebagai air pendingin pabrik.
Lumpur sisa yang dihasilkan selama proses pengolahan dikeringkan, menghasilkan pupuk organik berkualitas tinggi atau kondisioner tanah untuk digunakan di perkebunan kelapa sawit.
Produksi Lumpur Sangat Rendah: Sistem pengolahan air limbah kami mengurangi pembentukan lumpur hingga 80% dibandingkan dengan sistem tradisional.
Pembuangan yang Memenuhi Persyaratan: Dengan meminimalkan pengendapan lumpur, kami mencegah permasalahan pencemaran lingkungan yang terkait dengan penerapan di lahan, sehingga meningkatkan keberlanjutan perusahaan.
Pemantauan cerdas: Manajemen air limbah kami beroperasi secara stabil dan efisien tanpa intervensi manual, menghilangkan kebutuhan penyesuaian terus-menerus dalam sistem tradisional—sekaligus memastikan kepatuhan.
Pengolahan Air Limbah yang Efisien—Biarkan YIMEI Selesaikan Semua Masalah Anda. Hubungi Kami Hari Ini!

Hak Cipta © Qingdao Yimei Environment Project Co., Ltd. Hak-hak Kekayaan Intelektual Dilindungi Kebijakan Privasi